<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Gelihati.info</title>
	<atom:link href="http://www.gelihati.info/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.gelihati.info</link>
	<description>Sumber Informasi Lawak Antarabangsa</description>
	<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 22:42:29 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kondom</title>
		<link>http://www.gelihati.info/2009/kondom/</link>
		<comments>http://www.gelihati.info/2009/kondom/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 22:42:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tori</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Lawak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gelihati.info/2009/kondom/</guid>
		<description><![CDATA[Tiga orang tahanan mengahadapi hukuman mati.
 Hakim memberi kebebasan kepada tahanan untuk memilih jenis hukuman : &#8216;Ditembak,Digunting,Disuntik virus hiv.&#8217;
Yang pertama berkata : &#8220;Tembak aku di kepala.&#8221;
Yang kedua: &#8220;Gantung saja aku.&#8221;
Yang ketiga &#8221; &#8220;Suntikkan saja hiv ke aku.&#8221;
Selepas diberi suntikan,lalu tahanan tersebut tertawa terbahak-bahak, para pengawai penjara kebingungan, bahkan napi tersebut minta dsuntik lagi. Dan dia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tiga orang tahanan mengahadapi hukuman mati.<br />
 Hakim memberi kebebasan kepada tahanan untuk memilih jenis hukuman : &#8216;Ditembak,Digunting,Disuntik virus hiv.&#8217;</p>
<p>Yang pertama berkata : &#8220;Tembak aku di kepala.&#8221;</p>
<p>Yang kedua: &#8220;Gantung saja aku.&#8221;</p>
<p>Yang ketiga &#8221; &#8220;Suntikkan saja hiv ke aku.&#8221;</p>
<p>Selepas diberi suntikan,lalu tahanan tersebut tertawa terbahak-bahak, para pengawai penjara kebingungan, bahkan napi tersebut minta dsuntik lagi. Dan dia tertawa lagi sampai terguling-guling di lantai.</p>
<p>Lalu pegawai penjara bertanya: &#8220;Kenapa kamu malah tertawa?&#8221;</p>
<p>jawabnya : &#8220;Haha&#8230;haha&#8230;.ha&#8230;..kalian semuanya bodoh aku kan pakai kondom!&#8221; hahahahahaha pandai gak gan??</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gelihati.info/2009/kondom/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bogel</title>
		<link>http://www.gelihati.info/2009/bogel/</link>
		<comments>http://www.gelihati.info/2009/bogel/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 00:09:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tori</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Lawak]]></category>

		<category><![CDATA[cerita lawak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gelihati.info/2009/bogel/</guid>
		<description><![CDATA[Ada seorang awek berbogel menahan sebuah beca lantas menaiki beca tersebut. Sepanjang perjalanan, si tukang beca langsung tidak mengalihkan pandangannya dari menatap gadis tersebut. Merasakan dirinya diperhatikan oleh tukang beca tersebut, gadis itu berkata &#8220;kenapa, tak pernah tengok perempuan bogel ke?&#8221;
&#8220;bukan begitu, cik adik, pakcik cuma tertanya tanya, dari mana wang tambang beca ni adik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada seorang awek berbogel menahan sebuah beca lantas menaiki beca tersebut. Sepanjang perjalanan, si tukang beca langsung tidak mengalihkan pandangannya dari menatap gadis tersebut. Merasakan dirinya diperhatikan oleh tukang beca tersebut, gadis itu berkata &#8220;kenapa, tak pernah tengok perempuan bogel ke?&#8221;</p>
<p>&#8220;bukan begitu, cik adik, pakcik cuma tertanya tanya, dari mana wang tambang beca ni adik nak keluarkan&#8221; jawab tukang beca tu. hoho</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gelihati.info/2009/bogel/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Rokok dan Motor</title>
		<link>http://www.gelihati.info/2009/rokok-dan-motor/</link>
		<comments>http://www.gelihati.info/2009/rokok-dan-motor/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 23:58:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tori</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Lawak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gelihati.info/2009/rokok-dan-motor/</guid>
		<description><![CDATA[Ada seorang pelajar yang sedang menunggu bass sambil merokok ditegur oleh seorang polis.
Polis : &#8220;Kenapa kamu merokok?&#8221;
Pelajar : &#8220;Saya suka, pak.&#8221;
Polis : &#8220;Dari mana wang kamu untuk membeli rokok?&#8221;
Pelajar : &#8220;Dari uang jajan saya.&#8221;
Polisi : &#8220;Sehari kamu habis berapa? Dan harganya berapa?&#8221;
Pelajar : &#8220;Paling satu bungkus dan harganya sekitar RM10.50, tok.&#8221;
Polisi : &#8220;Kenapa wang RM10.50 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada seorang pelajar yang sedang menunggu bass sambil merokok ditegur oleh seorang polis.</p>
<p>Polis : &#8220;Kenapa kamu merokok?&#8221;</p>
<p>Pelajar : &#8220;Saya suka, pak.&#8221;</p>
<p>Polis : &#8220;Dari mana wang kamu untuk membeli rokok?&#8221;</p>
<p>Pelajar : &#8220;Dari uang jajan saya.&#8221;</p>
<p>Polisi : &#8220;Sehari kamu habis berapa? Dan harganya berapa?&#8221;</p>
<p>Pelajar : &#8220;Paling satu bungkus dan harganya sekitar RM10.50, tok.&#8221;</p>
<p>Polisi : &#8220;Kenapa wang RM10.50 kamu bakar setiap hari? Coba kamu kumpulkan wang itu selama setahun, mungkin kamu dapat membeli motosikal, tidak perlu menunggu bas yang sesak seperti ini.&#8221;</p>
<p>Pelajar : &#8220;Sekarang saya boleh tanya sama tok?&#8221;</p>
<p>Polisi : &#8220;Tentu.&#8221;</p>
<p>Pelajar : &#8220;Apakah tok merokok?&#8221;</p>
<p>Polisi : &#8220;Tentu tidak.&#8221;</p>
<p>Pelajar : &#8220;Tapi saya tidak nampak motor tok?&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gelihati.info/2009/rokok-dan-motor/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Petani dan Telur Gajah</title>
		<link>http://www.gelihati.info/2009/petani-dan-telur-gajah/</link>
		<comments>http://www.gelihati.info/2009/petani-dan-telur-gajah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 07:10:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tori</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Lawak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gelihati.info/2009/petani-dan-telur-gajah/</guid>
		<description><![CDATA[Seorang petani yang biasa tinggal di atas gunung, suatu hari turun gunung untuk refreshing. Sesampainya di pantai, dia menemukan buah kelapa.
Karena belum pernah bertemu buah kelapa maka dia bertanya kepada anak kecil yang ada didekatnya : &#8221; nak&#8230;. apa ini ? &#8221;
&#8221; ooo&#8230;. itu telur gajah pak&#8230;.&#8221; sambil ketawa
 &#8220;oooooooo&#8230;&#8230;..&#8221;
Lalu laki-laki tersebut membawa buah tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang petani yang biasa tinggal di atas gunung, suatu hari turun gunung untuk refreshing. Sesampainya di pantai, dia menemukan buah kelapa.</p>
<p>Karena belum pernah bertemu buah kelapa maka dia bertanya kepada anak kecil yang ada didekatnya : &#8221; nak&#8230;. apa ini ? &#8221;</p>
<p>&#8221; ooo&#8230;. itu telur gajah pak&#8230;.&#8221; sambil ketawa</p>
<p> &#8220;oooooooo&#8230;&#8230;..&#8221;</p>
<p>Lalu laki-laki tersebut membawa buah tersebut pulang kerumah.<br />
Sesampainya dirumah dia menceritakan kepada keluarganya sekaligus mempersiapkan segala sesuatu untuk penetasan telur gajah tersebut.</p>
<p>Mulailah dia mengerami telur tersebut bergantian dengan istrinya.</p>
<p>Dengan memakai kain pelekat sahaja dia berjongkok diatas telur.</p>
<p>Setelah 1 minggu, anak gadis petani tersebut bertanya pada ayahnya : &#8221; Pak&#8230;. ssudah netas belum ? &#8221;</p>
<p>&#8221; tak tau tuh&#8230;.. cuba aja kamu pegang&#8230;. mungkin saja sudah netas&#8230;.&#8221; jawab si ayah.</p>
<p>Lalu anak tersebut menjulurkan tangannya kedalam sarung ayahnya dan<br />
meraba-raba&#8230;&#8230;<br />
&#8221; Pak&#8230;. sudah pak&#8230;., telurnya udah netas&#8230;&#8230; belalainya sudah ku pegang sama&#8230;.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gelihati.info/2009/petani-dan-telur-gajah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mertua Vs Menantu</title>
		<link>http://www.gelihati.info/2009/mertua-vs-menantu/</link>
		<comments>http://www.gelihati.info/2009/mertua-vs-menantu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 07:04:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tori</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Lawak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gelihati.info/2009/mertua-vs-menantu/</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah ada Seorang ibu dengan 3 menantu dari ketiga-tiga puterinya yang cantik-cantik, sang ibu mertua ingin tahu apakah ketiga menantunya itu sayang kepada mertuanya atau cuma putrinya saja.
Dia lalu memutuskan menguji mereka secara bergantian. Suatu hari dia mengajak menantu pertama naik perahu motor ke tengah laut. Di sana dia sengaja menjatuhkan dirinya dari perahu &#038; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alkisah ada Seorang ibu dengan 3 menantu dari ketiga-tiga puterinya yang cantik-cantik, sang ibu mertua ingin tahu apakah ketiga menantunya itu sayang kepada mertuanya atau cuma putrinya saja.</p>
<p>Dia lalu memutuskan menguji mereka secara bergantian. Suatu hari dia mengajak menantu pertama naik perahu motor ke tengah laut. Di sana dia sengaja menjatuhkan dirinya dari perahu &#038; terlempar ke dalam air laut. Sang menantu tanpa pikir panjang langsung terjun menyelamatkan ibu mertuanya.<br />
Besoknya ketika keluar rumah, sang menantu pertama melihat mobil Nissan Livina terparkir di depan rumah, &#038; secarik kertas bertulisan &#8220;Dari ibu mertuamu&#8221;.</p>
<p>Giliran menantu ke-2 yang diajak ke tengah laut. Sekali lagi sang mertua pura-pura terjatuh &#038; terlempar keluar perahu. Menantu kedua ini melupakan pakaian &#038; dompetnya, langsung terjun demi menyelamatkan mertua tercinta.<br />
Besoknya di depan rumah menantu ke-2 terparkir Toyota Alphard, disertai kertas bertuliskan &#8220;Dari ibu mertuamu&#8221;</p>
<p>Ketika giliran menantu ke-3 diajak ke tengah laut, sang mertua kembali melakukan gerakan terjun bebas. Tapi, malangnya kali ini sang menantu bercekak pinggang memandang ibu mertuanya yang tercungap-cungap di dalam air.<br />
Sempat-sempatnya dia berkata, &#8220;Rasakan kau!&#8221;, sambil berputar membawa perahunya ke darat. Besok harinya ketika menantu ini keluar rumah, di depan rumahnya terparkir Mercedes Benz S-Class terbaru beserta kertas bertuliskan, &#8220;Dari ayah mertuamu&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gelihati.info/2009/mertua-vs-menantu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>3 sabahat mati kemalangan</title>
		<link>http://www.gelihati.info/2009/3-sabahat-mati-kemalangan/</link>
		<comments>http://www.gelihati.info/2009/3-sabahat-mati-kemalangan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 06:58:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tori</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Lawak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gelihati.info/2009/3-sabahat-mati-kemalangan/</guid>
		<description><![CDATA[Tiga orang sahabat mati dalam sebuah kemalangan jalanraya dan pergi ke surga untuk orientasi.
Mereka semua bertanya, &#8220;Saat kamu sudah mati, dan teman serta keluargamu berduka di sebelah mayatmu, kamu ingin mendengar apa yang mereka cakap?&#8221;
Orang pertama berkata, &#8220;Aku ingin mendengar mereka berkata bahwa aku adalah seorang dokter yang hebat dan juga seorang ketua keluarga yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tiga orang sahabat mati dalam sebuah kemalangan jalanraya dan pergi ke surga untuk orientasi.<br />
Mereka semua bertanya, &#8220;Saat kamu sudah mati, dan teman serta keluargamu berduka di sebelah mayatmu, kamu ingin mendengar apa yang mereka cakap?&#8221;</p>
<p>Orang pertama berkata, &#8220;Aku ingin mendengar mereka berkata bahwa aku adalah seorang dokter yang hebat dan juga seorang ketua keluarga yang baik.&#8221;</p>
<p>Orang kedua berkata, &#8220;Aku ingin mendengar mereka berkata bahwa aku adalah suami dan guru yang baik yang memberikan impak positif yang besar bagi anak-anak di masa depan.&#8221;</p>
<p>Orang terakhir menjawab, &#8220;Aku ingin mendengar mereka berkata, &#8220;Lihat, ia bergerak!!!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gelihati.info/2009/3-sabahat-mati-kemalangan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Curang</title>
		<link>http://www.gelihati.info/2009/curang/</link>
		<comments>http://www.gelihati.info/2009/curang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 10:08:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tori</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Lawak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gelihati.info/2009/curang/</guid>
		<description><![CDATA[Seorang wanita curiga suaminya, dia menelpon ke rumahnya menggunakan telepon umum. Seorang wanita menjawab teleponnya.
Istri : Halo, siapa ini?
Wanita : Saya pembantu disini.
Istri : Apa? Saya tidak punya pembantu! Saya yang punya rumah!
Wanita : Saya baru bekerja pagi ini, suami puan yang minta saya datang.
Istri : Apa? Lalu dimana suamiku?
Wanita : Sepertinya dia di kamar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang wanita curiga suaminya, dia menelpon ke rumahnya menggunakan telepon umum. Seorang wanita menjawab teleponnya.<br />
Istri : Halo, siapa ini?<br />
Wanita : Saya pembantu disini.<br />
Istri : Apa? Saya tidak punya pembantu! Saya yang punya rumah!<br />
Wanita : Saya baru bekerja pagi ini, suami puan yang minta saya datang.<br />
Istri : Apa? Lalu dimana suamiku?<br />
Wanita : Sepertinya dia di kamar sedang bercinta dengan perempuan yang saya rasa istrinya.<br />
Istri : SIALAN! Hei kamu mau wang 100 juta? Ambil pistol di laci tembak dua orang yang kamu cakap tadi sekarang juga!<br />
Terdengar suara langkah kaki, dan 2 letusan pistol terdengar keras di telepon.<br />
Wanita : Sudah.. mayatnya mau dikemanakan puan?<br />
Istri : buang saja di kolam renang belakang rumah.<br />
Wanita : Tapi disini tidak ada kolam renang?<br />
Istri : Laaa? Ini bukan nomber telepon 9776876?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gelihati.info/2009/curang/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hidu Saja</title>
		<link>http://www.gelihati.info/2009/hidu-saja/</link>
		<comments>http://www.gelihati.info/2009/hidu-saja/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 09:58:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tori</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Lawak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gelihati.info/2009/hidu-saja/</guid>
		<description><![CDATA[Seorang makcik tua 95 tahun bertanya pada doktor sakit puan:
Makcik: &#8220;Dok, seusia saya gini posisi apa yang paling aman buat senggama ya?&#8221;
Dokter: &#8220;Paling sesuai ialah gaya anjing&#8221;
Makcik: &#8220;Nungging ke?&#8221;
Dokter: &#8220;Bukan&#8230;!! Dihidu-hidu aja&#8221;
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang makcik tua 95 tahun bertanya pada doktor sakit puan:<br />
Makcik: &#8220;Dok, seusia saya gini posisi apa yang paling aman buat senggama ya?&#8221;<br />
Dokter: &#8220;Paling sesuai ialah gaya anjing&#8221;<br />
Makcik: &#8220;Nungging ke?&#8221;<br />
Dokter: &#8220;Bukan&#8230;!! Dihidu-hidu aja&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gelihati.info/2009/hidu-saja/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Dimana Zinedine Zidane</title>
		<link>http://www.gelihati.info/2009/dimana-zinedine-zidane/</link>
		<comments>http://www.gelihati.info/2009/dimana-zinedine-zidane/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 09:52:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tori</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Lawak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gelihati.info/2009/dimana-zinedine-zidane/</guid>
		<description><![CDATA[Keesokan hari setelah piala dunia berakhir, zidane yang dikenal sebagai kapten dari pasukan Perancis, merasa malu kerana telah gagal memberikan kemenangan kepada negaranya.
Zidane ingin keluar rumah, tapi dia malu dilihat orang ramai. Maka menyamarlah dia dengan menggunakan pakaian perempuan dan make up. Tidak jauh dia keluar rumah, ada seorang nenek memanggil, &#8220;Zidane!!!kesini!!!&#8221;
Dia merasa malu, kerana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Keesokan hari setelah piala dunia berakhir, zidane yang dikenal sebagai kapten dari pasukan Perancis, merasa malu kerana telah gagal memberikan kemenangan kepada negaranya.<br />
Zidane ingin keluar rumah, tapi dia malu dilihat orang ramai. Maka menyamarlah dia dengan menggunakan pakaian perempuan dan make up. Tidak jauh dia keluar rumah, ada seorang nenek memanggil, &#8220;Zidane!!!kesini!!!&#8221;<br />
Dia merasa malu, kerana penyamarannya sudah terbongkar. Dia segera berlari kembali ke rumah dan mengganti tema penyamarannya.<br />
Kali ini dia keluar dengan menggunakan pakaian koboi dengan topi dan kacamata hitam. Sekali lagi tidak jauh dari rumah, dia dipanggil adengan nenek yang sama, katanya &#8220;Zidane!!!mau kemana??sini dulu bro..&#8221;(Dalam bahasa prancis)<br />
Zidane yang lagi-lagi terbongkar penyamarannya, dengan kecewa dan segera berlari menuju rumah.<br />
Kemudian dia mengganti tema penyamarannya. Kali ini dia menggunakan pakaian badut dengan make-up khas ala badut dan hidung khas badut.<br />
Dia keluar rumah, dan  tidak jauh dari rumahnya, dia bertemu dengan nenek yang sama, dan nenek itu memanggilnya, &#8220;Zidane!!!&#8221;. Dengan perasaan kecewa karena berkali-kali penyamarannya terbongkar oleh nenek itu, dia datang menghampiri nenek itu. Dengan nada agak kesal dan geram, Zidane berkata kepada nenek itu dengan bahasa Prancis, &#8220;mau nenek apa ha??dari tadi panggil-panggil terus..&#8221; Kemudian nenek itu menjawab dengan suara agak berbisik, &#8220;ini aku, Bartez. Aku juga lagi menyamar, jangan bising-bising ya..&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gelihati.info/2009/dimana-zinedine-zidane/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>3 Sifat Baik dan Buruk Penis</title>
		<link>http://www.gelihati.info/2009/3-sifat-baik-dan-buruk-penis/</link>
		<comments>http://www.gelihati.info/2009/3-sifat-baik-dan-buruk-penis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 06:33:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tori</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Cerita Lawak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gelihati.info/2009/3-sifat-baik-dan-buruk-penis/</guid>
		<description><![CDATA[3 Sifat buruk penis:
1. Pemalas. Setelah kerja langsung tidur.
2. Kurang sehat. Setelah dilayani terus termuntah
3, Suka akrobat. Kerja dgn kepala di bawah.
3 sifat baik penis:
1. Displin . Tiap pagi selalu bangun.
2. Sopan. Tiap lihat gadis selalu berdiri.
3.Hormat, tiap lihat nenek2 selalu menunduk
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>3 Sifat buruk penis:<br />
1. Pemalas. Setelah kerja langsung tidur.<br />
2. Kurang sehat. Setelah dilayani terus termuntah<br />
3, Suka akrobat. Kerja dgn kepala di bawah.</p>
<p>3 sifat baik penis:<br />
1. Displin . Tiap pagi selalu bangun.<br />
2. Sopan. Tiap lihat gadis selalu berdiri.<br />
3.Hormat, tiap lihat nenek2 selalu menunduk</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gelihati.info/2009/3-sifat-baik-dan-buruk-penis/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
